Selasa, Juli 16

Waspadai Cuaca Exstrim Di Kota Ambon, Maluku

Sixs-starnews.com – Ambon –

Cuaca ekstrem melanda_ Ambon dan sekitarnya. Hingga kini curah hujan relatif cukup tinggi, dan diperkirakan ke depannya masih seperti itu.

Kepolisian Daerah Maluku mengimbau seluruh masyarakat agar berhati – hati di beberapa ruas jalan di kota Ambon yang tergenang air. Dari keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Jumat (21/9/2018), berikut beberapa lokasi yang terimbas.

Genangan air 40 sentimeter di Jalan Sam Ratulangi depan kopi Lela sepanjang 500 meter.

Genangan air di sekitar Bandara Patimura, jalan utama menuju bandara di Desa Hative besar ketinggian 40 sentimeter sepanjang 300 meter.

Genangan air di ruas jalan Jenderal Sudirman, depan Pos Mutiara, depan kantor Jasa Raharja dan samping Mako Brimob.

Genangan di depan rumah dinas Pangdam setinggi 30 sentimeter sepanjang 40 meter.

Pohon tumbang depan kantor perikanan Tantui, sudah ditangani pers Sabhara Polda.

Genangan air di sekitar Jalan Wolter Monginsidi Waihong 15 sentimeter sepanjang 30 meter.

Desa Ahuru banjir akibat tanggul jebol.

Longsor menutup akses jalan naik ke Karang Panjang.
Polisi mengimbau warga agar proaktif mengantisipasi potensi bencana. “Diharapkan kerja samanya apabila ada bencana disampaikan ke kepolisian terdekat sehingga kami bisa segera datang membantu.”

Polisi Siaga Di Lokasi Banjir

Aparat kepolisian dari Direktorat Sabhara Polda Maluku, bersiaga pada dua lokasi berbeda di Kota Ambon yang terancam banjir akibat hujan lebat yang mengguyur Pulau Ambon selama dua hari.

“Lokasi banjir yang telah didatangi polisi untuk bersiaga membantu warga yang menjadi korban banjir adalah samping SMK tiga Waiheru, KecamatanTeluk Ambon,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat di Ambon, dilansir Antara, Kamis 21 Sep 2018.

Satu lokasi lainnya yang menjadi langganan bencana banjir adalah kawasan Ahuru, Kecamatan Sirimau (Kota Ambon) yang telah ditempatkan sejumlah personel Dit Sabhara Polda Maluku.

Selain itu, sejumlah personel Satuan Brimob Polda Maluku juga telah disiagakan untuk sewaktu-waktu dikerahkan ke berbagai lokasi yang rawan terancam bencana banjir maupun tanah longsor.

“Kami berharap tidak terjadi masalah yang merugikan masyarakat akibat hujan lebat yang terus menerus mengguyur Pulau Ambon dan sekitarnya, tetapi kesiap-siagaan aparat juga diperlukan untuk segera memberikan bantuan kepada warga,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk selalu waspada terutama bagi mereka yang rumahnya berada di dekat bantaran sungai maupun yang berada di lereng-lereng bukti, atau di sekitar rumah mereka terdapat pohon-pohon yang besar.
Akibat hujan lebat di Ambon sejak Kamis 21 Sep 2018, luapan air di kawasan Ahuru telah mendekati bibir talud yang tingginya lebih dari dua meter. Lokasi ini cukup rawan bila terjadi luapan air sungai karena setiap tahun terjadi bencana banjir dan pernah merusak sebuah jembatan permanen, kemudian merobohkan talud sehingga jalan nyaris terputus.(arisona)_

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: