Selasa, Juli 16

Perawat Honorer Mogok Kerja Di kabupaten Sumbawa

Sixs-starnews.com – Aksi mogok kerja yang dilakukan ratusan perawat sukarela yang tergabung dalam Gerakan Nasional Perawat Honorer Indonesia (GNPHI) sudah memasuki hari kedua.

Dan dari pantauan media sixs-starnews.com pada hari kedua Mogok kerja perawat Selasa 16 Oktober 2018 di UPT Puskesmas unit I Sumbawa, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa. Tidak ada pengaruh signifikan meski ada belasan perawat honorer dari Puskesmas dimaksud yang ikut aksi mogok kerja.

Kepala UPT Puskesmas Unit I Kecamatan Sumbawa Kartiawan, mengakui meski terjadi mogok kerja yang dilakukan oleh belasan tenaga perawat sukarela yang ada di UPT Puskesmas unit I Sumbawa, namun pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap dan harus berlangsung seperti biasa.

Ia menegaskan pelayanan tidak boleh berhenti akibat adanya mogok kerja sejumlah perawat. Namun demikian dengan adanyanya aksi tersebut ia mengakui ada dampak yang dirasakan meski tidak begitu signifikan terhadap gangguan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Ibarat kendaraan atau mobil, yang biasanya sehari-hari dipacu dengan kekuatan seratus, namun dengan adanya mogok kerja teman-teman perawat non PNS, maka kecepetan seratus tersebut akan jelas berkurang. Namun berkurangnya kecepatan tidak begitu signifikan, ya berkisar di kecepatan tuju puluh lah kira-kira, dan saya memastikan pelayanan di UPT Puskesmas Unit 1 tidak boleh berhenti dengan adanya aksi ini,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk memastikan pelayanan ini berjalan dengan baik, dirinya bahkan 24 jam untuk memastikan pelayanan berjalan normal.

“Pelayanan kepada masyarakat itu nomor satu. Tidak boleh terhenti sama sekali. Tidak ada alasan bagi kami,” ujarnya.

Meski demikian jelas Kartiawan, ia tidak menutup mata atas kontribusi yang diberikan oleh tenaga non PNS di Unit 1. Sebab tenaga non PNS juga memberikan kontribusi yang besar juga bagi pelayanan di puskesmas Unit 1 ini.

Dirinya mencontohkan saat gempa sumbawa terjadi, mereka selalu siap siaga siang malam standby menunjukkan loyalitasnya.

“Diperintahkan kemana saja, mereka siap. Alhamdulillah berkat komunikasi yang baik dengan para tenaga non PNS, saya anggap mereka anak saya sendiri, maka besok mereka sudah mulai bekerja seperti biasa.

(arisona)_,,

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: