Minggu, September 15

Giliran Inggeris Kandangkan Jet Tempur F-35

LONDON Inggris mengandangkan seluruh jet tempur siluman F-35 yang dibeli dari Lockheed Martin. Langkah Inggris mengikuti jejak Amerika Serikat (AS) dan Israel yang melakukan hal serupa setelah pesawat siluman milik Washington jatuh di South Carolina, September lalu.
Pentagon menyatakan penyebab jatuhnya pesawat itu karena kerusakan pada tabung bahan bakar. Tak mau ambil risiko lebih lanjut, seluruh armada jet tempur F-35 AS diperiksa. Tel Aviv juga mengikuti langkah Pentagon demi menjaga keselamatan para pilotnya.
Media Inggris, The Telegraph, mengkritik pengandangan seluruh jet tempur siluman F-35 yang dilakukan Amerika Serikat, Israel dan Inggris. Langkah itu dianggap sebagai drama memalukan.
“Ini adalah perkembangan yang memalukan untuk program F-35, proyek senjata terbesar dan termahal dari jenisnya di dunia,” tulis media tersebut dalam laporannya yang dilansir sixs-starnews.com Sabtu (13/10/2018).

Menurut laporan terbaru, Italia juga ikut-ikutan mengandangkan semua jet tempur canggih produksi Lockheed Martin itu. Namun, proses itu berlangsung singkat.
“Angkatan Udara Italia telah menyelesaikan inspeksi dan, karena tidak menemukan bagian yang salah, kembali ke operasi penerbangan normal,” kata dua sumber militer Italia, seperti diberitakan Foreign Policy.
Pengandangan seluruh jet tempur F-35 dimulai oleh Pentagon setelah salah satu pesawat itu jatuh di South Carolina September lalu. Penyebab insiden karena tabung bahan bakar rusak. Semua jet tempur diperiksa untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
Inggris menerima 15 unit jet tempur canggih itu pada bulan Juni 2018. Harga per unit pesawat itu sekitar USD158,5 juta.

(arisona),,_

Sumber : the teleghrap media inggeris

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: