Minggu, September 15

Gempa Donggala Dan Palu, Ketum FPI Bilang Akibat Kriminalisasi Terhadap Ulama’

Sixs-starnews.com – Tablig Akbar Doa Keselamatan Bangsa dan Keselamatan Habib Rizieq Shihab digelar di Lapangan Monas, Sabtu (29/9) petang. Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI), KH. Ahmad Sobri Lubis menyerukan bahwa dua bulan Indonesia dilanda bencana. Dia malah menyebut bencana itu berkaitan dengan kriminalisasi kepada ulama.

Bahkan, dia menyebut peristiwa gempa dan tsunami di Donggala dan Palu Sulawesi Tengah yang menelan ratusan korban jiwa itu terkait dengan penetapan tersangka penceramah Sugi Nur Raharja atau Gus Nur atas kasus pencemaran nama baik.

“Gus Nur ditetapkan tersangka, Palu langsung diberikan bencana. Siapa yang berhadapan dengan mereka (ulama) langsung dibayar kontan (diberi bencana) oleh Allah SWT,” seru Sobri Lubis saat memberi sambutan.

Selain itu, kata dia, serangkaian bencana yang dialami bangsa Indonesia tak lepas dari peristiwa kriminalisasi terhadap ulama. Sobri juga menyebut, Rizieq hingga saat ini masih dicekal pemerintah Arab Saudi sehingga tidak bisa pulang ke tanah air.

Pengakuan itu disampaikan langsung Rizieq melalui rekaman suara yang diputar saat acara tablig akbar berlangsung. Rizieq meminta pemerintah Arab Saudi untuk mencabut pencekalannya. Sebab, dia tidak ingin disanksi atau di-blacklistkarena sudah melebihi masa tinggal di Makkah Arab Saudi.

“Kita sama-sama maklum, hati-hati kalau penduduk suatu negeri sudah zalim, siap-siap Allah kirim bala dan bencana. Hentikan kriminalisasi terhadap ulama!” teriak Sobri.
Dia pun menyerukan kepada ribuan peserta yang hadir untuk terus mendoakan dan siap mengawal Rizieq Shihab jika sampai dideportasi di Arab Saudi.

Dia meyakinkan kepada jamaah bahwa saat ini ulama-ulama sedang dikriminalisasi dan terancam keselamatannya. Sobri pun mengimbau kepada ribuan peserta yang hadir untuk tetap berjihad melindungi ulama-ulamanya.
“Siapa yang berbuat tipu daya kepada ulama, siap-siap mendapat balasan langsung dari Allah SWT. Ustad Abdul Somad juga berjuang bersama kita. Kita semua menjaga beliau!” serunya.

Sumber Berita : Sulawesi Post

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: