Selasa, Juli 16

Bupati Sukiman Perintahkan Tutup Cafe di Lombok Timur


Bupati Lombok Timur HM. Sukiman Azmy memerintahkan agar cafe yang ada di Gumi Patuh Karya ditutup permanen, karena disinyalir jadi tempat prostitusi terselebung. Hal ini ditegaskan dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Rabu (16/1), di Pendopo Bupati.

“Hari ini tiga cafe di Labuhan Haji ditutup dan lapak di Labuhan Lombok harus ditertibkan,” ujarnya.

Di hadapan Kapolres Lombok Timur AKBP Ida Bagus Made Winarta, SIK., Dandim 1615 Letkol. Inf. H. Agus Setiandar, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tri Cahyo Hananto, dan para kepala OPD itu, Sukiman menyampaikan bahwa langkah tegas ini diambil, karena dirinya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi-lokasi tersebut.

Selain itu, pihaknya juga meng-inputinformasi dari masyarakat baik di Kecamatan Labuhan Haji maupun di Labuhan Lombok.

“Maka kita simpulkan ijin salah digunakan, disinyalir digunakan sebagai tempat prostitusi terselubung dan tentunya sangat tidak baik untuk masyarakat Lotim,” ucapnya.

Karenanya, melalui forum itu Bupati meminta agar segera mengambil langkah untuk menyelesaikan permasalahan tersebut

Artinya, tidak diperlukan adanya surat peringatan dan tiga cafe itu hari ini harus sudah ditutup secara permanen, serta disegel dan dicabut perizinannya.

“Kalau di Labuhan Lombok, adakan sosialisasi dan gusur lapak-lapak yang ada di sana, karena dianggap disalahgunakan peruntukan dan pemanfaatannya,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Kapolres Lombok Timur AKBP Ida Bagus Made Winarta, SIK. sangat mendukung langkah yang diambil pihak Pemda.

“Sebelumnya kami pernah menangkap miras yang arahnya ke tiga cafe tersebut,” ungkapnya.

Sementara Kepala Kejari Lombok Timur Tri Cahyo Hananto meminta agar dalam melakukan penutupan café, perlu adanya bukti terlebih dahulu.

“Kumpulkan bukti dulu baru disegel, agar nantinya tidak salah dalam bertindak,” pintanya. Di liput sixs-starnews.com

arisona,,-

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: