Minggu, September 15

Bupati Lotim Larang Panitia Masjid Minta Sumbangan Di Jalan

Selong – sixs-starnews.com Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy melarang aktivitas panitia pembangunan masjid yang meminta-minta sumbangan di tengah jalan.

Bupati sudah memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyisir seluruh tempat yang masih melakukan aktivitas tersebut.

Sekretaris Satpol PP Lotim, Sabrun yang dikonfirmasi sixs-starnews.com, Senin, 12 November 2018 mengatakan pihaknya sudah mulai menyisir jalan negara yang digunakan warga memungut sumbangan.

“Kemarin dari Masbagik sampai Jenggik sudah kita datangi dan akan berlanjut bagian utara Lotim, lintas jalan nasional dulu,” ucapnya.

Sesuai perintah Bupati H. M. Sukiman Azmy semua aktivitas minta sumbangan di jalan jalan tidak diperbolehkan lagi. Tidak saja di jalan nasional, jalan-jalan kabupaten dan provinsi juga dilarang.

Pertimbangan utamanya adalah aktivitas minta minta di jalan raya ini mengganggu ketertiban umum. Sangat mengganggu pengguna jalan raya. Aktivitas mencari sumbangan itupun sangat rawan terjadi kecelakaan.

Saat kendaraan umum berlalu tidak jarang mengebut. “Bis bis besar dan kendaraan lain itu kan banyak yang lalu lintas di jalan,” terang Sabrun.

Larangan Bupati bukan tanpa solusi. Terhadap semua panitia masjid yang melakukan aktivitas di jalan raya itu dipersilakan membuat proposal kepada Pemda Lotim.

Satpol PP yang melakuka penindakan siap langsung memfasilitasi proposal panitia pembangunan langsung ke bupati. “Jadi kita menindak bukan tanpa solusi, kita siap fasilitasi penyampaian proposalnya,”

Mengenai besaran nilai uang bantuan pemerintah daerah untuk kelanjutan pembangunan masjid menjadi kewenangan penuh bupati.

Kepala Seksi Operasi dan Pemgendalian Sat Pol PP, Saparudin alias Apeng menambahkan semua lokasi memang didatangi oleh anggotanya. Tindakan tegas aparat ini karena menganggap lebih banyak bahayanya dibandingkan manfaatnya. (arisona),,

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: