Minggu, September 15

BPK Akan Audit Dana Desa Di NTB

Ilustrasi Dana Desa

Sixs-starnwes-Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) akan ikut campur dengan melakukan audit pengelolaan Dana Desa (DD). BPK akan bersinergi dengan Inspektorat untuk mengaudit arah penggunaan DD agar terarah dan mencegah terjadinya penyimpangan.

Kepala BPK NTB, Wahyu Priyono menyampaikan, selama ini pihaknya belum pernah melakukan pemeriksaan atau audit khusus DD. Kali ini, akan dilakukan dengan melibatkan Inspektorat. Sebagai bentuk sinergi dan penyamaan persepsi auditor, akan dilakukan melalui workshop, FGD, untuk berbagi pengalaman. Selanjutnya supervisi atas pemeriksaan oleh Inspektorat.

Tim BPK turun dibantu Inspektorat melibatkan 8 sampai 10 auditor, sehingga satu kabupaten dalam satu bulan bisa 100 desa. Dimana, rencana pertama di Lombok Tengah dan Sumbawa pertimbangan daerah yang tidak terlalu terdampak gempa,” jelas Wahyu.

Tim audit akan turun kesana dibantu Inspektorat, dilakukan secara bergilir. Nanti misal tahun depan di kabupaten lain,” tuturnya.

Terkait hal itu, Inspektur pada Inspektorat Provinsi NTB, Ibnu Salim menyambut baik rencana itu. Dengan konsep joint audit, sebab hasil akhir nanti akan diserahkan ke BPK dalam bentuk opini.

Namun keuntungan bagi aparat pengawasan internal pemerintah (APIP) adalah mendapat transformasi mengenai audit yang bisa meningkatkan profesinalisme APIP itu sendiri.

“Bagus sih kalau dilibatkan , jadi auditor kita bisa semakin belajar banyak dan sekaligus mengetahui perkembangan pengelolaan DD yang memudahkan untuk pembinaan dan pendampingan,” Tuturnya
Alfin.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: